Rabu, 20 Februari 2013

SEJARAH BERDIRINYA OJEG DAN KURIR BANDUNG

OJEG DAN KURIR BANDUNG berdiri karena pengalaman dan kebutuhan pribadi. Berawal dari seringnya terlambat datang ke sebuah pertemuan karena angkot yang selalu nge-tem, angkot yang jalur rutenya muter-muter, dan macetnya kota Bandung tercinta, selain itu karena gak punya transportasi tapi kadang selalu ingin membeli sesuatu (yang biasanya delivery makanan) namun bosen sama makanan yang deliverynya itu-itu aja sedangkan diBandung kan punya banyak banget kuliner yang enak dan mantap tapi mereka gak bisa delivery semuanya terasa mudah jika ada ojek yang siap dipanggil kapanpun dan dimanapun. Sayangnya ojeg masih sulit ditemukan dibeberapa lokasi dan belum tentu juga mau titip beli (delivery) makanan atau cuma sekedar nganterin dokumen. Dari pengalaman dan kebutuhan itulah akhirnya muncul sebuah ide untuk merintis usaha Ojeg dan Kurir Bandung. 

  1. Kenapa Ojeg dan Kurir? karena kalau ojeg kan cenderung hanya orang, sedangkan kurir itu lebih cenderung penggunannya ke jasa pengiriman dll.
  2. Kenapa Bandung? karena Bandung adalah asal muasal OKB berada dan saat ini karena keterbatasan Armada hanya tersedia di Kota Bandung saja.
CERITA MENARIK DI BALIK MUNCULNYA NAMA OJEG DAN KURIR BANDUNG

Sebagai sebuah usaha kita mengalami hal-hal yang menarik dalam perjalanan merintis usaha ini. Dari mulai pemilihan nama hingga riders OKB itu sendiri punya cerita menarik tersendiri.

  1. Bingung memilih nama yang  tepat hingga akhirnya tercetuslah nama OKB yaitu Ojeg dan Kurir Bandung. Disini pula terdapat kebimbangan atau  bahasa keren zamannya sekarang adalah kegalauan apakah menggunakan kata "OJEK" atau "OJEG", akhirnya setelah dilakukan voting dipilihlah kata OJEG dengan alasan kata itulah yang benar penulisannya untuk moda transportasi motor (menurut yang voting kata-kata ini)
  2. Pembuatan LOGO, mungkin diantara  semuanya inilah hal yang paling sulit dan lama dilakukan, awalnya kami mencoba membuatnya sendiri dengan menggunakan corel draw dan microsoft paint dan hasilnyapun seperti ini : 
  3. LOGO PERTAMA OKB
  4. Kami menyerah dengan LOGO hingga akhirnya Logo pertama dinyatakan gagal karena dirasakan kurang menarik hingga akhirnya kami pun meminta bantuan seorang teman yang juga seorang designer logo untuk  membuatkan logo yang menarik dan mewakili kalimat ojeg, kuriri dan Bandung.  Logo keduapun membutuhkan waktu yang cukup lama yaitu dua mingguan dikarenakan kesibukan teman kami tersebut. Kami harus datang beberapa kali untuk mengecek apakah logo kami sudah jadi atau belum hingga pemilihan design gambar, warna dan font. Hingga akhirnya diputuskanlah logo OKB akhir seperti ini: biru kuning dan bergambar motor dan orang yang sedang membawa penumpang juga brang di belakangnya mengartikan bah orang tersebut adalah tukang ojeg, penumpang dan barang yang akan diantarkan.           LOGO RESMI OKB